Roshi-dere Vol 4.5 Kata Penutup

KATA PENUTUP

 

Halo, Sunsunsun di sini. Iya, kamu yang di sana. Kamu sekarang pasti sedang berpikir, ‘Hah? Sudah sampai kata penutup? Bukannya masih ada 10 halaman lagi?’, iya ‘kan?  Kalian pasti berpikir masih ada kelanjutannya, jadi tadi malam berpikir ‘Apa-apaan?! Aku akan membacanya lagi di kereta atau bus besok pagi saja lah. Lagian sudah larut malam’ dan pergi tidur sambil bersabar untuk membaca sisanya, ‘kan? Kalian pasti berpikir begitu? Mending tidur sana. Jika kalian masih punya waktu, mendingan dipakai buat tidur. Aku yakin kalau kalian sudah menyadarinya. Pada saat kamu berpikir 'lagian sudah larut malam’ itu berarti kamu sudah kekurangan tidur. Oi, jangan mengeluarkan smartphonemu! Jangan coba-coba liat media sosial! Jangan coba-coba untuk mendapatkan bonus harian! Jangan memeriksa ‘Manga apa saja yang update hari ini, ya~~’! Cepetan sana tidur daripada melihat smartphone-mu! Aku tidak menyuruhmu untuk membaca kata penutup! Tidak ada gunanya buat membaca kata penutup ini. Cepat pergi tidur! Jangan lupa pasang alarm biar nggak kesiangan! Dan juga, jangan ganggu tetanggamu! Tidurlah yang nyenyak! Yah, kalau itu aku sih, aku takkan ragu-ragu untuk melihat smartphone-ku!

Ya, pembukaan kata penutup edisi ini memiliki nuansa keparat yang sangat kuat. Faktanya, itu adalah kata penutup terbaik yang pernah ada. Ah, kamu yang baru saja berpikir, ‘Aku termasuk grup pemenang karena berhasil sampai sejauh ini di tengah malam meskipun kurang tidur.’ Kalian cukup pergi tidur lebih awal saja. Seperti yang sudah kubilang sebelumnya, tidak ada yang bisa diperoleh dari membaca kata penutup ini. Ayo cepat tidur sambil merenungi sisa-sisa cerita utama. Mungkin saja kamu bisa memimpikan Alya. Yah, aku sendiri belum pernah melihat karakter Rosidere muncul dalam mimpiku. Ah~ tapi tidak masalah kalau itu di dalam mimpi, aku ingin menjadi Masachika. Yuki juga bisa diterima.

Ah, buat kamu yang berpikir, “Sayang sekali. Aku membaca ini di siang hari di hari kerja.” Kamu juga harus tidur untuk persiapan kerja atau kelas di sore hari. Mempunyai cukup tidur bisa membuat perbedaan besar. Jika kamu membaca kata penutup ini di sisa istirahat makan siangmu, lebih baik dipakai buat tidur. Ehh? Bukan sedang istirahat makan siang? Enggak ada pekerjaan maupun jam pelajaran? …….. begitu rupanya. Apa kamu berada di shift malam? Kalau itu sih maaf. Tidak, jika kamu termasuk shift malam, buat apa kamu bangun pagi-pagi sekali??

Ah, untuk kalian yang berpikir, “Sebenarnya, akulah pemenang sebenarnya, karena mengetahui kalau volume barunya dijual pada hari Jumat, dan menggunakan hari liburku untuk membacanya,” selamat. kamu adalah pemenang sejati. Mari kita meletakkan bukunya dulu dan menikmati diri kita sendiri untuk sementara waktu dengan pose kemenangan khas kalian. Jika kalian mampu menahan keadaan itu selama 10 detik, kalian benar-benar kuat.

…………………………

…………………………

…Ah, sekarang saatnya untuk mengawasi kalian dalam pose kemenangan. Ini sama sekali bukan mengenai jumlah kata. Bagi kalian yang belum menjadi pemenang sejati, tolong simpan dulu buku kalian, lalu pejamkan mata kalian, dan pikirkan orang-orang yang telah menjadi pemenang sejati. Gambaran macam apa yang terlintas di benak kalian? Ngomong-ngomong, aku membayangkan wanita penyiar cuaca yang kulihat di berita pagi ini. Lah, kok bisa.

Ya, berbeda denganku yang kepalanya selalu dipenuhi wanita cantik, aku meyakini bahwa para pembaca yang serius pasti membayangkan sosok-sosok pemberani dan suci dari mereka yang sudah menjadi sang pemenang sejati. Dan kamu pasti merasa iri saat melihat mereka. Kekaguman adalah langkah awal untuk mendekati cita-cita. Jika kalian sudah memimpikannya, maka giliran kalian. Selanjutnya, kalian akan menjadi pemenang sejati.

Satu-satunya hal yang perlu kalian lakukan untuk mencapai itu adalah mengumpulkan informasi tentang tanggal rilis toko di internet dan mendapatkan volume Rosidere berikutnya pada tanggal rilis. Kemudian, penjualan awal buku baru menjadi kuat, dan aku beserta editorku akan tersenyum lebar. Benar sekali, gambaran pemenang sejati yang kalian pikirkan sebenarnya adalah diriku atau editorku! … Fyuhh, aku tidak mengerti apa yang kamu katakan. Kalian pasti memasang ekspresi semacam itu, ‘kan? Aku juga. Orang ini ngomong apaan sih? Apa kalian mempercayainya? Aku tidak mencicipi setetes alcohol sedikit pun, loh? Bukannya itu bikin ngeri?

Jadi, saat melakukan itu, semua orang yang berpose dalam kemenangan kembali. Sekarang setelah aku kembali ke topik dengan tergesa-gesa, tidak dapat menahan rasa malu, izinkan aku mengatakan ini. Terima kasih banyak. Aku tidak menyadari bahwa kalian membeli buku pada hari perilisan dan segera membacanya. Jika Anda sangat menantikan edisi terbaru, merupakan kehormatan besar bagi saya untuk menjadi penulisnya.

Nah, bagi kalian yang berpikir, “Jadi jika aku tidak membacanya segera setelah dijual, itu berarti cintaku masih kurang cukup, ya?”. itu salah. Tidak masalah ketika kalian membacanya untuk mengukur kedalaman cinta. Kami meminta kalian meluangkan waktu berharga kalian untuk membaca karya ini. Pada saat itu, cinta kalian telah diterima dengan baik. Ehh? Kalian membacanya dengan cepat dalam waktu 5 menit? Itu masih belum cukup cinta, jadi tolong baca lagi dari awal ... dan ketika sudah ditulis di sini, kamu akan berkata, “Aku mengerti. Aku akan membaca ulang” Itu berarti kamu tahu persis apa yang aku bicarakan, bukan? Jika demikian, kamu mungkin tidak perlu membacanya lagi. Atau lebih tepatnya, aku menginginkan kemampuan membaca cepat itu. tolong berikan padaku.

Ah, buat kalian yang membaca kata penutup terlebih dahulu. Seperti yang bisa kalian lihat, kata penutup untuk volume kali ini sangat panjang. Dan seperti yang mungkin sudah kalian sadari, tidak ada pembahasan khusus. Tidak ada spoiler untuk cerita utama, yang mana itu lumayan aman untuk dibaca, tetapi jika kalian punya waktu untuk membaca semua ini, seriusan, bacalah cerita utamanya. Namun, jika kamu adalah orang aneh yang ingin membaca kata penutupnya terlebih dahulu, aku takkan menghentikan kalian. Aku sudah memberi kalian peringatan, oke? Jangan marah-marah padaku setelah ini dengan mengatakan, “Apa-apaan kata penutup ini! Buang-buang waktu saja!” Oh iya, kata-kata tersebut berlaku untuk semua pembaca.

Ah, buat kalian melihat akhir buku untuk memeriksa jumlah halamannya dan menemukan jumlah halaman dari kata penutup yang tidak biasa ... kalian mungkin belum membaca bagian ini. Kurasa kebanyakan orang biasanya membaca ini setelah membaca cerita utama. Oh, aku minta maaf buat kalian yang terlalu bersemangat dan melihat ilustrasi penyebaran dua halaman terakhir terlebih dahulu. Itulah yang terjadi ketika kalian tidak melihat buku dengan benar dari samping dan memeriksa posisi ilustrasi, ‘kan? Eh? Kalian sudah memeriksanya tetapi kata penutupnya terlalu panjang dan merasa kealahan? Itu sih... maaf.

Aku menundukkan kepala dengan patuh ketika aku bersalah. Lagi[ula, aku sudah dewasa. Di sisi lain, bila ada seseorang yang tidak mau mengakui kesalahan mereka sendiri dan tidak mau meminta maaf. Mereka masih anak-anak. Seorang dewasa yang tidak bisa tumbuh selamanya. Aku yakin semua penulis novel ringan umumnya seperti itu. Setiap orang belum bisa melepaskan pemikiran kekanak-kanakan mereka. Yah, cuma ada dua penulis novel ringan yang berinteraksi denganku. Yang satu jauh lebih dewasa dariku dan yang lainnya ialah seorang biksu. ……Ehh? Apa cuma aku satu-satunya yang masih kekanak-kanakan? Permisi, untuk semua penulis novel ringan di seluruh negeri. Hanya aku satu-satunya yang masih bermental anak-anak, dan malah menodai reputasi baik semua penulis lainnya.Aku sungguh-sungguh minta maaf. Buat seluruh pelajar SMP dan SMA di seluruh negeri, jangan sampai menjadi orang dewasa yang setengah hati sepertiku. Tidak, seriusan.

Ah, buat kamu berteriak “Ternyata ada kata penutupnya toh! Yosshhhaaa! Luar biasa!!”  Kira-kira ada enggak, ya~? Di antara para pelanggan kami, apa ada yang seperti itu~? Eh? Kamu merasa senang bahwa ada lebih banyak kata penutup daripada cerita utama? Hmmm~~ Aku tidak tahu harus berkata apa, jadi silakan kembali ke tempat dudukmu.

Nah, ‘kan? Kalian takkan mendapatkan apa-apa dari membacanya, ‘kan? (Wajah serius) Ah, buat kalian yang berpikir, “Tidak, ini sih kepanjangan oi. Mendingan dilewati sana dan melihat ilustrasi Momoco-sensei di akhir buku.” Pemikiran itu sudah benar. Aku juga pasti akan melakukan itu. Kemudian, setelah volume berikutnya keluar, kamu akan berpikir, “Oh iya, kalau dipikir-pikir, aku belum membaca kata penutup dari volume sebelumnya…. Cih, apa boleh buat, kurasa kali ini aku akan membaca semuanya sampai tuntas”. Semua itu gampang dibayangkan.

Ah, buat kalian yang sudah melihat Twitter penulis dan tahu sebelumnya bahwa kata penutupnya akan panjang. Terima kasih banyak telah mengikutiku. Jika kamu belum mengikuti akun twitterku, silakan di-follow. Aku takkan pernah membiarkanmu kalah. Walaupun aku tidak membiarkanmu menang juga, sih.

Fiuh... Yah, untuk saat ini, aku sudah membuat daftar sebanyak mungkin pola yang bisa kupikirkan, jadi sekarang sudah saatnya untuk serius. Aku yakin kalian semua merasa penasaran. Pertama-tama, mengapa kata penutup kali ini begitu panjang? Alasannya... yah, sederhana saja sih. Beberapa hari setelah menyelesaikan naskah, editorku langsung memberitahuku. “Kali ini, buku ini begitu padat dengan cerita utama, jadi sepertinya takkan ada kata penutup oleh SunsunSun-sensei dan Momoko-sensei.” Dia lalu melanjutkan, “Aku dapat menambah jumlah halaman dan memposting kata penutup, tapi itu berarti akan ada 16 halaman tambahan, sehingga akhir buku akan penuh dengan iklan dan mungkin terlihat sedikit tidak bagus.” Setelah itu aku bertanya. “Jika aku menambahkan lebih banyak halaman, apa harga bukunya akan berubah?”

Ya, aku adalah orang yang pertama peduli dengan situasi dompet pembaca. Meskipun hanya beda beberapa yen, aku menyadari kalau itu sangat berharga bagi siswa SMP dan SMA yang merupakan pembaca utama Roshidere. Itu sebabnya akulah yang paling pertama menyuarakan harga buku itu ... maaf, itu bohong. Aku hanya berpikir, “Meskipun itu hanya cerita tambahan, jika harganya terlalu tinggi, orang-orang tidak akan membelinya.” 100% itu hanya egoku sendiri. Padahal tadi aku sudah bilang “Ayo membicarakan hal serius,” tapi dalam 500 kata ini, aku justru makin mengacau.

Ummm, baiklah, mari kita lanjutkan, tapi ketika aku bertanya tentang masalah harga, editorku justru menjawab, “Sepertinya harganya tidak berubah.” Aku lantas merasa penasaran mengapa harganya tidak berubah, tapi jika itu masalahnya, kupikir tidak ada alasan untuk tidak menambahkan halaman. Sejujurnya, aku tidak peduli dengan kata penutupku sendiri, tetapi hilangnya ilustrasi dari Momoko-sensei di akhir buku adalah kerugian bagi dunia! Pembaca pasti akan merasa kecewa! Maaf! Aku membuatnya terlihat seperti orang yang berhati besar lagi! Aku cuma ingin melihatnya saja! 100% keegoisanku sendiri!

Haaa, aku merasa lelah karena terlalu kegirangan. Meski demikian, aku biasanya memiliki ketegangan yang relatif rendah. Aku tidak sampai mengatakan kalau masuk kategori suram, tapi bisa dibilang kalau aku termasuk dalam kategori tidak ramah. Aku menggunakan nama samaran yang terdengar seperti karakter ceria dan positif. Tapi biasanya, aku selalu tampak murung, sumpah.

Maaf, sepertinya pembicaraannya jadi menyimpang lagi, tapi itulah sebabnya aku memutuskan untuk menambahkan 16 halaman karena ingin melihat ilustrasi Momoco-sensei di akhir buku. Kemudian editorku berkata padaku. “Sepertinya Sensei bisa menulis maksimal sampai kurang lebih 6.000 kata untuk 14 halaman!” ......Jumlah tersebut bisa cukup untuk menulis dua SS bonus toko. Seperti yang diharapkan, aku mencoba untuk menolaknya dengan mengatakan, “Itu sih mustahil ”, tetapi dia  memberitahuku sesuatu dulu sebelum aku bisa menolaknya. “Aku belum pernah melihat karya dengan banyak kata penutup yang ditulis, jadi jika Sensei bersedia melakukannya, itu mungkin pertama kalinya dalam sejarah.” Oleh karena itu, aku tidak punya pilihan lain selain menulisanya, iya ‘kan~?

Aku juga penasaran mengenai akhir buku ini yang penuh dengan iklan. Jika diberitahu kalau aku bisa menjadi legenda (enggak ada yang mengatakan itu), aku pun akan meladeninya jika perlu menulis 6.000 kata. Aku sudah menulis 4.000 kata pada saat ini, jadi tidak ada masalah. Bagaimana dengan itu? aku sudah menghabiskan lebih dari setengahnya untuk membicarakan kata penutup yang panjang ini. Kira-kira apa yang harus kulakukan dengan sisa topiknya?

Eh? Jangan berpura-pura tidak menyadarinya? Aku sudah memutuskan apa yang harus dibicarakan? Jadi bagian itu yang kalian komentari, ya... Tidak, tentu saja aku tahu, kok? Pasti di antara kalian banyak yang bertanya, mengapa edisi tambahan pada waktu ini, ‘kan? Setelah berakhir dengan bagian yang begitu menarik di volume keempat, aku justru memasukkan volume tambahan tanpa melanjutkan cerita, bukan? Aku paham yang kalian tanyakan... tapi biarkan aku memberitahumu! Tidak peduli apa yang kulakukan, mustahil untuk memasukkan cerita liburan musim panas yang penting ke dalam satu volume! Pertama-tama, waktu kejadian dari volume 1 sampai 3 kira-kira kurang lebih satu bulan, lho? Mana mungkin aku bisa menyelesaikan cerita liburan musim panas seperti itu hanya dalam satu volume! Jangan meremehkan tulisanku yang panjang! Sebaliknya, aku ingin kalian memujiku karena memulai semester kedua dengan benar di volume berikutnya. Jadi apa yang ingin kukatakan adalah akulah yang salah. Aku minta maaf. Aku akan mengirimkan volume berikutnya tanpa terlalu banyak penundaan, jadi mohon maafkan aku. Aku jujur ketika aku bersalah(menunduk ke bawah). Huh, bahkan dalam situasi ini di mana aku harus menulis 6.000 karakter, aku akan menghilangkan kata-kata yang tidak perlu dalam bentuk singkatan berikut: . ........ dan sedikit mabuk dengan diriku sendiri dan mencoba untuk mendapatkan beberapa kata sebanyak mungkin.

Pertama-tama, bukannya itu sudah jelas kalau aku tidak serius ketika menulis semua ini tanpa memikirkannya. Aku merasa kalau kata penutup merupakan sesuatu yang ditulis dengan kepala kosong dan tidak menyentuh cerita utama. Ahh, aku jadi melenceng dari topik lagi, tapi aku ingin mengatakan satu hal penting mengenai volume ini.

Volume ini adalah volume tambahan, tetapi terus terang saja, bahkan jika kalian tidak membacanya, itu takkan menghalangi kalian untuk membaca jilid kelima dan selanjutnya..

Setelah volume kelima, tidak ada konten yang perlu kalian baca untuk memahami volume ini. Ketika kamu membacanya, kamu bisa memahami isi volume 4 secara mendalam, dan ada juga beberapa karakter yang muncul sebelum cerita utama, jadi kalian bisa menyeringai puas ketika mereka muncul di jilid kelima atau sesudahnya. Ehh? Kalian mengeluh karena aku tidak mengatakannya dulu? Kalau begitu aku takkan membelinya? Aku tahu pasti ada saja prang yang akan mengatakan itu, itulah sebabnya aku berani mengatakannya di tempat yang tidak mencolok di kata penutup. Ya, aku memang orang dewasa yang kotor. Jika ditanya apa aku anak yang polos ketika masih kecil dulu, aku cuma bisa memiringkan kepala.

…… Hmm~, kali ini terlalu banyak omong kosong, ya? Apa boleh menerbitkan sesuatu seperti ini dari Kadokawa? Dalam hal ini, aku masih merasa kalau beriklan jauh lebih baik... jadi kupikir sudah waktunya untuk serius tentang sesuatu. Kali ini benar-benar serius, kok. Mulai sekarang merupakan ucapan terima kasih, jadi tentu saja aku akan melakukannya dengan serius. Jika aku mengatakan terlalu banyak, kedengarannya nanti akan ada spoiler, jadi waktu bercandanya disudahi dulu.

Pertama-tama, seperti yang tertulis di strip kertas buku ini, Roshidere akhirnya mendapat adaptasi komikalisasi. Seniman manga yang bertanggung jawab ialah Tenamachi Saho-sensei. Aku berharap dapat bekerja sama dengan Sensei di masa mendatang. Lihatlah kecantikan Alya strip kertas tersebut. Itu adalah ilustrasi luar biasa yang membuat kalian percaya jika diberitahu kalau itu berasal dari illustrator yang sangat sukses. Aku hanya bisa mengucapkan banyak terima kasih kepada Tenamachi-sensei yang mengambil alih proyek ini, editor yang telah menyatukan saya dengan kemampuan artistik yang luar biasa untuk membuat komikalisasi Roshidere. Selain itu, Tenamachi-sensei tidak hanya ahli dalam keindahan lukisan sederhana, tapi juga jago dalam mengekspresikan emosi. Beliau memiliki kemampuan luar biasa untuk mengekspresikan aspek lucu dari komedi romantis serta aspek serius dari masa muda. Hal inilah yang membuatku, seorang karakter last boss, yang menikmati minum anggur sambil melihat penderitaan anak muda, akan mulai memilih anggur yang sesuai dengan penderitaan Masachika. Meskipun aku tidak pandai minum sih.

Selain itu, Tenamachi-sensei memiliki kepribadian yang luar biasa. Sungguh mengejutkan, dia mengirimiku surat tulisan tangan ketika dia terpilih untuk bertanggung jawab atas adaptasi komik. Apalagi surat tersebut dilengkapi dengan ilustrasi Alya. Aku tidak pernah menyangka akan menerima surat ucapan selamat dari seorang mangaka, jadi aku sangat tersentuh. Terima kasih banyak untuk itu.. Surat yang aku terima dipajang dalam bingkai akrilik. Itu sudah kujadikan pusaka.

Oleh karena itu, aku sendiri memiliki harapan yang tinggi untuk adaptasi komik dari Tenamachi-sensei. Aku sangat menantikannya setelah melihat draft pertamanya. Aku pikir ini pasti akan menjadi komikalisasi yang luar biasa, jadi silakan instal Magapoke sekarang. Buat kamu yang berpikir “Hah? Memangnya Magapoke milik Kodansha?”. Ada banyak hal di dunia ini, loh? Ada kalanya beberapa hal lebih baik tidak diperhatikan, loh? …. Yah, bukan berarti ada sesuatu rahasia di balik layar sih. Aku takkan membicarakannya secara detail karena akan terlalu panjang dan merepotkan, dan ceritanya akan rumit.

Sekarang, dengan senang hati kami umumkan bahwa kami kembali memiliki ilustrasi tamu oleh dua ilustrator yang luar biasa.

Yang pertama adalah Kuroto Yuu-sensei. Aku melihat di Twitter sampul sebuah karya tertentu yang beliau ilustrasikan, dan itu sangat luar biasa sehingga aku mengajukan penawaran kepada editorku. Aku jarang-jarang meminta ilustrasi tamu dari diriku sendiri, jadi aku sangat senang ketika dia menerima tawaranku. Dan betapa indahnya penampilan Alya dalam balutan pakaian renangnya yang dia gambarkan untukku... betapa transparannya itu. Air dan sinar mataharinya terlihat indah, dan perasaan peri pertengahan musim panas luar biasa. Dan bagian matanya ... sangat bagus sekali. Bagian matanya dipenuhi dengan nuansa tsundere, tapi ada juga sesuatu yang menyihir tentang mereka. Selanjutnya, ampilan sudut rendah dari garis tubuhnya juga menarik!! Pinggang montoknya yang sudah termasuk kategori kriminal! Paha yang menggairahkan! Terima kasih banyak! Jika Anda belum pernah melihat ilustrasi sebenarnya, silakan cari di beberapa item bonus toko. Jadi, silahkan cari dan belilah. Adapun buku duplikat, mereka praktis gratis jika diserahkan untuk pelestarian atau perbanyakan. Hanya otaku garis keras yang akan diyakinkan oleh retorika ini.

Selanjutnya, untuk orang yang kedua adalah... Tak disangka-sangka Kazuharu Kina-sensei. Terima kasih. terima kasih banyak. Salah satu impianku akhirnya menjadi kenyataan.

Kazuharu Kina-sensei adalah ilustrator pertama yang membuatku jatuh cinta setelah menjadi otaku. Sampai saat itu, satu-satunya ilustrator yang kuekenal adalahItouno Iji-sensei, tetapi dia adalah ilustrator pertama yang namanya kucari sendiri. Sensei adalah orang pertama yang membuatku membeli buku seni, kalender, dan buku bertanda tangan. Ketika sebuah karya tertentu yang menempati urutan pertama dalam peringkat keseluruhan cerita pendek Narou diubah menjadi sebuah buku dengan ilustrasi sensei, aku merasa ngeri sebagai penulis cerita pendek, dan berkata, “Seriusan? Jadi ini yang namanya mimpi cerita pendek...!”. Namun, sekarang aku memiliki Sensei sebagai ilustrasi tamu, aku sekarang berada dalam mimpi cerita pendek. Kalian tak masalah untuk mengabaikannya.

Tentu saja, karakter yang digambar Kazuharu Kina-sensei adalah Alya...tapi bukan, ternyata yang digambar beliau adalah Yuki. Jika membicarakan tentang Kazuharu Kina-sensei tentu saja tentang heroine berambut hitam. Walaupun Alya yang menjadi heroine utamanya, aku takkan cukup bodoh untuk meminta Sensei menggambarkan heroine berambut perak. Keindahan ilustrasi tamu yang beliau gambar! Keceriaan dan kesegaran luar biasa yang dapat digunakan untuk iklan minuman ringan! Rambut hitam yang berkibar karena tertiup angin! Terlalu indah! Rambut hitam Kazuharu Kina-sensei memang yang terbaik di seluruh duniaaaaaaaaaaa!!

......Ketika aku berteriak, bukannya tulisan ini sudah lebih dari 6.000 kata, bukan? Jauh dari 6.000 kata, bukannya ini sudah lebih dari 7.000 kata, iya ‘kan? Dengan begini, kurasa aku tidak perlu bertele-tele lagi untuk menambahkan jumlah katanya. Nah, pedoman yang diberikan oleh editor pastinya punya sedikit kelonggaran, jadi meskipun aku menulis sampai lebih seribu kata, kurasa taka da masalah. Jika tidak dimasukkan, aku bisa mengentikan masa tunggu misterius itu... Hah? Ini muat dalam tiga belas halaman dalam bentuk kertas proofreading? Aku masih memiliki satu halaman tersisa, jadi aku bisa menambahkan satu iklan?

Yossshhhaaaaaa!! Ada tambahannnn!!!!!! Aku akan menambahkan sekitar 700 kata mulai sekarang dan memastikan tidak ruang untuk iklan!! Tujuh ratus kata mungkin kedengarannya tidak banyak, tapi itu hampir sama dengan kata penutup biasa tanpa ucapan terima kasih! Itu saja yang harus kutambahkan saat kertas proofreading sudah siap. Seriusan, tolong pikirkan tentang masalah yang mungkin kusebabkan pada editor! Aku benar-benar minta maaf. Aku merasa sangat berterima kasih atas keluasan hati editor.

Hmmm, tambahan kata ya... enaknya harus menulis apa, ya? Hmmm~ yah, aku sudah egois dengan editorku dan ...... mau tak mau aku akan terus melanjutkan ocehanku. Kalau begitu, mari bicarakan tentang sesuatu yang masih berkaitan dengan isi cerita di volume ini.

Penampilan dan rasa dari tiga jenis masakan Rusia yang muncul dalam volume ini, pelmeni, valenky, dan solyanka, didasarkan pada apa yang sebenarnya dimakan oleh penulis di sebuah restoran Rusia. Anehnya, solyanka terasa seperti pizza asli, dan pelmeni, seperti yang diharapkan, adalah pangsit gyoza berair. Lalu, valenky dan pelmeni memiliki sisan yang berbeda, tetapi makanannya hampir memiliki rasa yang sama. Yah, mungkin itu tidak mengherankan karena aku memakannya di restoran yang sama.

Aku juga sempat mencoba ayam yang direbus dalam panci dengan saus yang terbuat dari ayam dan bahan lainnya ...... Ya, masakan itu juga rasanya sangat menakjubkan. Aku sampai gemetaran. Meskipun aku bukan Ayano. Jika ada yang tertarik, aku pikir kalian bisa mencoba memakannya di suatu tempat demi percakapan. Selera masing-masing orang sangat berbeda tergantung pada orangnya, jadi disarankan untuk pergi dengan lebih dari satu orang saat memakannya. Sehingga ketika kalian tidak bisa selesai memakannya, kalian bisa mennyerahkannya kepada orang yang menyukainya. Itu saran dari orang yang berpengalaman.

 

Ya... Apa-apaan dengan kata penutup yang sepertinya paling penutup? Atau lebih tepatnya, 8.200 kata untuk kata penutup terakhir? Serius, rasa-rasanya perti menambahkan satu bab lagi pada ceritanya.

Yah ... yang sudah terjadi biarlah terjadi. Kemudian untuk terakhir. Kali ini juga, Aku ingin meminta maaf kepada editorku, Miyakawa-sama, atas ketidaknyamanan yang disebabkan karena keterlambatan naskah. Momoko-sensei yang sudah meluangkan waktu dari jadwal sibuknya untuk menggambar sejumlah ilustrasi yang benar-benar indah untuk volume kali ini. Gambar Masha di sampul dan Alya versi Bunny girls serta versi Succubus yang baru digambar membuat jiwaku bergetar, dan aku tidak bisa menahan tawa pada otaku Sayaka dan Masachika yang tampan. Itu sangat luar biasa. Aku juga ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua orang yang terlibat dalam produksi karya ini dan kepada semua pembaca yang sudah mengambil karya ini. Terima kasih banyak! Aku berharap bisa melihat kalian lagi di Volume 5 nanti. Baiklah kalau begitu, sampai jumpa lagi.



 

 

Sebelumnya || Daftar isi || Selanjutnya

 

close

Posting Komentar

Budayakan berkomentar supaya yang ngerjain project-nya tambah semangat

Lebih baru Lebih lama